Mencoba Fitur Single-Take di Kamera Samsung Galaxy S21+

Mencoba Fitur Single-Take di Kamera Samsung Galaxy S21+

Mencoba Fitur Single-Take di Kamera Samsung Galaxy S21+

Samsung sudah merilis seri Galaxy S21 ke pasar Indonesia belum lama ini. Flagship smartphone berikut memboyong sejumlah peningkatan daripada pendahulunya, terutama di sektor dapur pacu dan kamera.
FS88BET
Kami berkesempatan untuk menjajal seri Galaxy S21+ dan artikel kali ini mengupas bagaimana fitur Single-Take yang amat berfaedah untuk memicu konten.

Sebetulnya, ini bukan fitur baru di kamera smartphone Samsung, tapi di seri Galaxy S21 fitur ini mengalami peningkatan, yakni Dynamic Slo-Mo dan Highlight Video yang ditenagai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Fitur Single-Take ini dikehendaki mampu tawarkan kemudahan bagi pengguna untuk membuahkan banyak ragam konten memadai bersama sekali jepret saja.

Di menu kamera, pengguna perlu mengaktifkan fitur ini terutama dahulu dan ia mampu menentukan jepretan apa saja yang bakal dihasilkan. Dalam perihal ini, ada tujuh opsi, yakni Filtered Videos, Filtered Photos, Speed Effect Clips, Portraits, Wide/Cropped Shots, dan Highlight Videos.

Sebaiknya ketujuh opsi itu dibiarkan aktif, toh bersama sendirinya AI di kamera Galaxy S21+ ini bakal menentukan jepretan apa yang dihasilkan sesuai bersama objek yang terekam oleh lensa.

Perkara berapa banyak foto dan video, itu bergantung terhadap objek yang dibidik dan lebih dari satu faktor lainnya sepanjang sistem perekaman berlangsung.

Oleh karena itu, usahakan menangkap objek atau moment yang lebih kurang bakal membuahkan lebih dari satu objek sekaligus bersama apik didalam sementara maksimal 15 detik.

Lantas, kita pun mencoba untuk memicu konten bersama ide simpel: memicu kopi latte rumahan bersama bahan dasar es batu, susu, dan konsentrat espresso.

Saat sistem perekaman, kamera Galaxy S21+ berikan saran untuk mencoba lebih dari satu sudut, alih-alih membidik berasal dari satu sudut secara statis. Semakin banyak sudut bidikan, jadi banyak ragam pula konten yang dihasilkan oleh fitur Single-Take ini.

Di percobaan ini kita menentukan durasi maksimal 10 detik untuk sistem pengambilan konten dan setidaknya kita menjajal dua percobaan sampai mendapati sistem pembuatan konten yang menurut kita memadai untuk diunggah ke fasilitas sosial.

Perekaman sistem memicu kopi latte rumahan berdurasi 10 detik itu ternyata membuahkan 9 konten. Secara umum, AI di Galaxy S21+ terbukti mampu menangkap moment mutlak berasal dari sistem perekeman tersebut.

Misalnya, disaat susu dan konsentrat espresso dituangkan ke didalam gelas yang tersimpan sebagai foto statis bersama prima tanpa putus.

Selain lebih dari satu foto statis yang ditampilkan di atas, seperti disebutkan di awal konten yang dihaslkan fitur Single-Take termasuk meliputi Filtered Videos, Filtered Photos, Speed Effect Clips, Portraits, Wide/Cropped Shots, dan Highlight Videos.

Berdasarkan sistem perekaman yang berlangsung, AI secara otomatis membuahkan konten-konten tersebut. Karena itu, mutlak untuk merancang rancangan bersama baik sebelum saat mengeksekusi perekaman konten.

Untuk konten video yang dihasilkan Single-Take, Galaxy S21+ memberikan audio dan pengaruh tambahan lainnya yang diperlukan. Dengan demikian, kalau itu dirasa sudah cukup, pengguna mampu langsung membagikan konten itu ke fasilitas sosial atau lainnya.

Kunjungi Juga : AGEN BOLA PIALA DUNIA 2018

Spesifikasi Kamera Galaxy S21+

Kamera depan

10MP Dual Pixel AF, FOV 80°, F2.2, 1.22µm

Kamera belakang

Ultra Wide: 12MP FF, FOV 120° F2.2, 1.4µm
Wide-angle: 12MP Dual Pixel AF, FOV 79°, OIS, F1.8, 1.8µm
Telephoto: 64MP Phase Detection AF, Hybrid Optic 3X, FOV 76°, OISF2.0, 0.8µm
30X Space Zoom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *