3 Smartphone Belum Rilis Di Indonesia Yang Lumayan Berbahaya Untuk IMEI

3 Smartphone Belum Rilis Di Indonesia Yang Lumayan Berbahaya Untuk IMEI

Mengontrol penyebaran smartphone ilegal berasal dari black market atau BM, pemerintah Indonesia melalui Kementrian Perindustrian baru saja mengeluarkan peraturan berkenaan IMEI. Berlakunya peraturan ini mengetahui lumayan berbahaya untuk tiga smartphone yang belum rilis di Indonesia ini.

3 Smartphone Belum Rilis Di Indonesia Yang Lumayan Berbahaya Untuk IMEI

Aturan IMEI yang dikeluarkan berdasarkan kerja sama antara Kementrian Perindustrian (Kemenperin), Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Kementrian Perdagangan (Kemendag) ini akan segera diberlakukan pada 17 Agustus 2019 mendatang.

Jika peraturan ini udah secara formal berlaku, maka smartphone yang tidak punya nomer IMEI yang terdaftar do database pemerintah akan secara otomatis diblokir. Perangkat tersebut nantinya udah tidak ulang sanggup terima isyarat operator dan tidak sanggup mengakses internet atau melakukan panggilan telpon dan SMS.

Biasanya, smartphone yang udah punya nomer IMEI yang terdaftar di database pemerintah adalah smartphone yang secara formal udah rilis di Indonesia. Untuk smartphone yang belum formal rilis di Indonesia, nomer IMEI perangkat tersebut patut dipertanyakan dan dipastikan. Berikut sebagian smartphone yang rawan tersandung masalah IMEI karena belum secara rilis di Indonesia.

1. Black Shark 2

Pada bulan Mei 2019 lalu, Xiaomi secara formal udah merilis smartphone gaming super garang mereka yakni Black Shark 2. Sudah beredar secara global, perangkat ini belum juga rilis di Indonesia.

Bawa banyak kecanggihan bahkan hingga RAM 12 GB, Black Shark 2 lumayan menantang dan jadi idaman dan incaran gamers. Menurut rencana, Xiaomi akan merilis Black Shark 2 dalam sebagian kala mendatang.

Hingga 17 Agustus 2019 mendatang, kecuali kamu udah mengantongi smartphone Black Shark 2 kala ini, siap-siap kehilangan akses penggunaan kecuali perangkatmu tidak punya nomer IMEI ya.

2. OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro

Sama layaknya Black Shark 2, OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro baru secara formal rilis di pasar Internasional pada Mei 2019 lalu. Sayangnya, perangkat tangguh ini tidak secara formal masuk dan dirilis di Indonesia.

Jadi mesti terlampau berhati-hati kecuali kini kamu punya perangkat OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro yang kamu membeli berasal dari black market atau luar negeri.

Pasalnya, belum pasti perangkat tersebut udah disempurnakan bersama dengan nomer IMEI yang terdaftar di database pemerintah Indonesia.

3. Xiaomi Mi 9

Resmi rilis secara global pada Februari 2019 lalu, Xiaomi Mi 9 jadi smartphone seterusnya yang terancam tersandung peraturan IMEI yang berlaku di Indonesia. Pasalnya, perangkat ini juga belum dirilis secara formal di Indonesia.

Membawa banyak kecanggihan, Mi Fans di Indonesia pasti udah tidak sabar menjajal perangkat anyar Xiaomi ini. Namun, mesti bersabar hingga perangkat ini rilis secara formal ya. Jika kala ini kamu udah gunakan Xiaomi Mi 9, pastikan udah punya nomer IMEI yang terdaftar secara resmi.

Walaupun belum diketahui kapan akan mendarat di Indonesia, kemungkinan kehadiran Xiaomi Mi 9 sepertinya mesti dinantikan. Pasalnya Xiaomi diketahui tetap merilis produk-produknya di Indonesia. Jadi sabar ya.

Itu tadi tiga smartphone yang belum rilis secara formal di Indonesia. Bersiap ya, kecuali kamu udah mengantongi salah satu berasal dari tiga smartphone ini, pastikan IMEI perangkat udah terdaftar di database formal pemerintah Indonesia ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *